Assalamualikum.
Bismillah. Dengan nama Allah yang maha pemurah lagi maha mengasihani.
Tidak terlewat untuk aku titikan ucapan selamat hari lahir pada dia kekasih hati. Dialah madu dan dialah hempedu. Mungkin itu yang selalu kamu fikirkan tentang aku. Ya, aku terima semua itu. Aku tidak sesempurna Saidatina Khadijah, tabah demi urusan agama, seperti Rabiatul Adawiyah, gagah dalam bermujahadah dan seperti serikandi-serikandi yang lain. Kekurangan yang ada pada diri, kamu terima sebagai satu kelebihan pada pandangan mata hati. Jika aku senaraikan kesalahan yang pernah aku lakukan terhadap kamu, pasti habis dakwat pen dijari.
Maka dengan ini:
Janjiku pada diri,
Terus Gagah dalam Berdiri
Terus Mudah dalam Memberi
Janjiku pada hati,
Tidak culas dalam Mentaati
Tidak mungkir dalam berjanji
Janjiku pada Imani,
Terus setia menjadi sahabat sejati,
Terus terbuka untuk dinasihati
Janjiku pada Islami,
Terus bangga dalam menganuti
Terus tabah dalam mengingati
Dan Janjiku pada kamu Ummi,
Tidak bosan dalam merindui
Tidak jemu minta diredhoi.
Untuk itu, selamat hari lahir Ibu (Kalthom Haji Ali). Engkaulah ibu dan bapa kepada kami .
Pen Off,
kak ngah (^_^)
p/s : saat ini, panggilan Illahi berkumandang minta diabdikan diri. Untuk seketika, selamat tinggal Duniawi.






















No comments:
Post a Comment
~Cukuplah bila aku merasa mulia karena Engkau sebagai Tuhan bagiku dan cukuplah bila aku bangga bahawa aku menjadi hamba bagiMu. Engkau bagiku sebagaimana yang aku cintai, maka berilah aku taufik sebagaimana yang Engkau cintai~