-->
Jelly Pages
Blogger Templates
skip to main | skip to sidebar

.::Tazkiratun Nafsi::.

Sekadar Peringatan Buat Diri.. Mengatur Langkah Menuju Illahi..

Tuesday, September 18

Allah Knows Best


Bismillahirrohmanirrohim..

Allah knows what’s best for us,
So why should we complain,
We always want the sunshine,
But He knows there must be rain.

We always want the laughter,
And the merriment of cheer,
But our hearts will lose their tenderness,
If we never shed a tear.

Allah tests us often,
With suffering and with sorrow,
He tests us not to punish us,
But to help us meet tomorrow.

For growing trees are strengthened,
If they withstand the storm,
And the sharp cut of the chisel,
Gave the marble grace and form.

Allah tests us often,
And for every pain He gives to us,
Provided we’re patient,
Is followed by rich again.

So whenever we feel that everything is going wrong,
It is just Allah’s way,
To make our spirit’s strong.

  ..::maka nikmat Tuhanmu yang manakah kamu dustakan::..

wassalam..

Pen Off,
Abdullah..
Posted by faqir iLLa Allah at 10:36 AM 0 Mutiara Islam
Email ThisBlogThis!Share to XShare to FacebookShare to Pinterest

Saturday, July 28

More than words # 4 : Terima Kasih Semua


Dengan nama Allah yang Maha Pemurah lagi Maha Mengasihani. Hati ini mengambil sedikit masa untuk menulis sesuatu untuk kalian. Memaksa hati untuk menyingkap semula semua lembaran kenangan yang pernah kita cipta bersama. Jujur, bukan semua kenangan yang kita  cipta itu indah belaka. Namun mungkin ada yang culas dalam mencipta kenangan sehinggakan tanpa sedar kenangan yang pahit juga turut tercipta.

2009. Bermulalah ikatan ukhuwah kita. Tahun itu menjadi titik permulaan perkenalan saya dengan kalian.

 “Assalamualaikum nama saya Abdullah”

“Salam perkenalan”

Kita semua berbeza. Makannya, pakainya, cara berfikirnya. Kamu makan budu, saya tak makan budu. Dia suka makan ayam dan kamu suka makan tempe. Selera kita berbeza.  Namun ia bukanlah sesuatu yang menjadi penghalang untuk kita terus bersama. Antara saya dan kalian semua, ada yang sama. Iman. Saya pencari ilmu, dan kamu juga pemburu ilmu, Saya hamba, kamu juga si penamba Cinta. Allah matlamat saya, juga matlamat kamu, Rasullullah idola pertama saya, juga pujaan hati kamu dan yang paling pasti saya mengejar  syurga, kalian turut mengejar sama. Allah membuatkan kita sama.

Temanku,

Kita bagaikan keluarga. Bila seorang sakit, habis semua merasainya. Bila ada yang berduka, semua ingin meminjamkan bahunya. Bila ada yang payah, masing-masing antara kita tidak jemu memudahkan urusannya. Kalian HEBAT!! Kita bagaikan satu bulatan.Bulatan gembira. Barangkali. Bulatan yang saling perlu memerlukan. Putus satu ikatan, pincanglah kegembiraan. Berukhuwah bersama kalian adalah sesuatu anugerah dari Illahi.

Demi Allah, hati ini membuat  1001 persiapan awal untuk melalui hari-hari terakhir kita dahulu. Sujudku setiap hari memohon kepada Allah supaya air mata ini tidak mudah mengalir mengakhiri setiap apa yang pernah kita ciptakan. Namun , ia fitrah. Bila ada perpisahan, ada kesedihan. Saat kalian melambai kasih meninggalkan 1001 kenangan yang kita pernah dicipta, doaku dalam hati “Allah, tolong buatkan aku sebuah tembok yang besar supaya air mata ini tidak mudah mengalir”. Namun, ia tetap mengalir. Air mata inilah adalah satu mutiara yang meriwayatkan bukti sebuah cinta, kasih dan sayang yang pernah kita cipta bersama dahulu. Kalau ia mampu berkata:

“Wahai cinta..Wahai kasih..Wahai sayang..pergilah..pergilah mengejar impian kalian. Pergilah..biar jauh kalian sudah berlari mengejar impian, jangan lupa akan ukhuwah ini ye..” 

Namun, Bila memikirkan kenangan pahit yang mungkin tersalah cipta, termenung  sendiri. Masakan perkara sepahit itu boleh dicipta. Bagi hati ini, ia perkara yang sangat payah. Payah bagi si pencipta dan payah juga bagi si penerima. Pahit itu sakit.  Kadang-kadang, bila teringat sendiri, kenangan pahit itu boleh tercipta hanya dengan duduk seorang diri. Memikirkan sesuatu yang tidak patut difikirkan oleh akal, dan mudah bersangka buruk dengan manusia mengundang kenangan pahit itu dicipta. Allah, walaupun ia pahit, jadikanlah ia manis dihujungnya.

^_^

Untuk sahabat muslimat, mungkin kita lebih mengenali. Mungkin kita lebih memahami. Bersama-sama  makan, solat, belajar, buat essaimen. Berbasikal. Banyak. Terlalu banyak yang kita lakukan bersama. Sehinggakan tidak mampu untukku zahirkannya disini. Untuk sahabat muslimin, cukuplah sekadar aku mengenali kalian. Mungkin nama kalian, asal kalian. Jika ditanya nama kalian seorang demi seorang, Insya Allah mungkin aku boleh mengingatinya. Cukuplah sekadar itu. Tetapi apa yang sama antara kalian semua,  Sahabatku. Kalian sahabat seperjuangaku. Doaku  dalam solat untuk kalian sama. Tidak lupa untuk  meminta dari Allah supaya perjalanan sahabatku semua dalam mengejar impian lancar, mudah dan diberkati. 

Sahabatku,

Apa yang kita lakukan bersama, hati ini tahu ia semata-mata hanya untuk mengejar syurga.  Menggapai redha. Masakan tanpa izin Allah kita bertemu. Dengan sekuntum senyuman dan sebuah salam, ukhuwah yang kita bina ini seluas lautan yang tidak bertepi. Ukhuwah yang terbina dengan izin Allah, terbina dari seluruh kenangan yang manis dan pahit. Ukhuwah kerana Allah. semata-mata Allah. Allah, Kau campakkan rasa kasih dan sayang di antara kami dengan tujuan supaya kami mencintai Kamu. Hati ini mengharapkan sesuatu dari kalian. Janganlah mensia-siakan ukhuwah yang kita bina ini. Bersusah payah kita binakannya, dan janji pada diri jangan sesekali ingin meruntuhkannya.Janji ye..:)

Terima kasih Sahabat. Terima kasih di atas ukhuwah ini.




..:: 2009-2012 : Insya Allah, kalian tetap dalam setiap bisikan doaku. Terima kasih atas segalanya::.. 

Wassalam
Pen off

Posted by faqir iLLa Allah at 1:26 PM 0 Mutiara Islam
Email ThisBlogThis!Share to XShare to FacebookShare to Pinterest

Friday, June 8

Selamat Bermujahadah


Assalamualaikum. Dengan nama Allah yang Maha Pemurah Lagi Maha Mengasihani.

Siang berlabuh pergi. Malam menyingkap tirai sendiri. Kebanyakkan dari kami sekarang sedang pulun menelaah pelajaran. Final exam bakal menyusul minggu hadapan. Usaha + Doa + Tawakal (dengan izin Allah) = Berjaya!!. Allah milik segala-galanya. Niatkan menelaah pelajaaran untuk menambahkan Ilmu didada. Untuk membantu dalam urusan agama Islam.

Mengapa boleh bersengkang mata unuk Dunia dan bukan Akhirat. Ambil masa sedikit. Tidak akan rugi jika kita mengambil paling kurang 15 minit untuk memperhambakan diri pada Illahi. Malah, Insya Allah, akan berkat apa kita pelajari.

Waktu sekarang menunjukkan pukul 01.02 pagi. Peluang untuk manusia mencari cinta hakiki, mendamba kasih Illahi. Setelah puas menelaah pelajaran, sandarkan tawakal pada Illahi. Mohon pada Nya, supaya apa yang dipelajarai malam ini mudah diingati. Minta kepada Allah, tuntuni tangan yang bakal menjawab exam nanti.


Daripada Abi Hurairah RA, beliau berkata: 

“Rasulullah SAW telah bersabda: “Apabila berlalu setengah malam atau dua pertiga malam, turunlah Allah Yang Maha Tinggi ke langit dunia seraya berfirman: “Adakah sesiapa yang meminta untuk diberi (Aku perkenankan permintaannya), adakah sesiapa yang berdoa untuk dimakbulkan (Aku makbulkan doanya), adakah sesiapa yang beristighfar untuk diberi ampun kepadanya (Aku ampunkannya)”, sehinggalah terbit fajar.”

 (Hadith riwayat Muslim).

Jika Dia tidak mengizinkan kita ingat apa yang dipelajari, kuat. Didik hati, ada hikmah disebalik perkara ini. Mungkin ada sesuatu yang lebih baik yang dirancang Nya.  Jika Dia mengizinkan kita ingat semua apa yang dipelajari, bersyukur dan jangan mudah mendabik dada. Allah tidak melihat apa yang akan kita dapat tetapi Allah melihat sejauh mana usaha kita. Yang paling utama, biar ilmu yang kita pelajari membuatkan kita semakin dekat dengan Illahi. Meresap dalam nurani. Minta doa ibu mengiringi setiap langakh kita nanti.

Selamat Bermujahadah Sahabat-Sahabat.


“There is no secret ingredient, you just have to believe! – Abu Panda”

#Pesana Buat Diri :)



Dari saya,
Student Last!!

Posted by faqir iLLa Allah at 1:08 AM 0 Mutiara Islam
Email ThisBlogThis!Share to XShare to FacebookShare to Pinterest

Sunday, May 20

Kerana Sehelai Bulu Mata


Assalamualaikum. Dengan Nama Allah yang Maha Pemurah Lagi Maha Mengasihani..


Diceritakan di Hari Pembalasan kelak, ada seorang hamba Allah sedang diadili. Ia dituduh bersalah, menyia-nyiakan umurnya di dunia untuk berbuat maksiat. Tetapi ia berkeras membantah. “Tidak! Demi langit dan bumi sungguh tidak benar. Saya tidak melakukan semua itu.” “Tetapi saksi-saksi mengatakan engkau betul-betul telah menjerumuskan dirimu sendiri ke dalam dosa,” jawab malaikat. Orang itu menoleh ke kiri dan ke kanan, lalu ke segenap penjuru. Tetapi anehnya, ia tidak menjumpai seorang saksi pun yang sedang berdiri.

Di situ hanya ada dia sendirian. Makanya ia pun menyanggah, “Manakah saksi-saksi yang kau maksudkan? Di sini tidak ada siapa kecuali aku dan suaramu.” “Inilah saksi-saksi itu,” ujar malaikat. Tiba-tiba mata hamba Allah tersebut bicara, “Saya yang memandangi.” Disusul oleh telinga, “Saya yang mendengarkan.” Hidung pun tidak ketinggalan, “Saya yang mencium.”

Bibir mengaku, “Saya yang merayu.” Lidah menambah, “Saya yang mengisap.” Tangan meneruskan, “Saya yang meraba dan meramas.” Kaki menyusul, “Saya yang dipakai lari ketika diketahui orang akan maksiat tersebut.”

“Nah! Kalau kubiarkan, seluruh anggota tubuhmu akan memberikan kesaksian tentang perbuatan aibmu itu”, ucap malaikat. Orang tersebut tidak dapat membuka sanggahannya lagi. Ia putus asa dan amat berduka, sebab sebentar lagi bakal dihumbankan ke dalam Neraka Jahanam. Padahal, rasa-rasanya ia telah terbebas dari tuduhan dosa itu. Tatkala ia sedang dilanda kesedihan itu, tiba-tiba terdengar suara yang amat lembut dari selembar bulu matanya: “Saya pun ingin juga mengangkat sumpah sebagai saksi.”

“Silakan”, kata malaikat. “Terus terang saja, menjelang ajalnya, pada suatu tengah malam yang lengang, aku pernah dibasahinya dengan air mata ketika ia sedang menangis menyesali perbuatan buruknya. Bukankah nabinya pernah berjanji, bahawa apabila ada seorang hamba kemudian bertaubat, walaupun selembar bulu matanya saja yang terbasahi air matanya, namun sudah diharamkan dirinya dari ancaman api neraka? Maka saya, selembar bulu matanya, berani tampil sebagai saksi bahawa ia telah melakukan taubat sampai membasahi saya dengan air mata penyesalan.”

Dengan kesaksian selembar bulu mata itu, orang tersebut dibebaskan dari neraka dan dihantarkan ke syurga. Sampai terdengar suara bergaung kepada para penghuni syurga: “Lihatlah, Hamba Allah ini masuk surga kerana pertolongan sehelai bulu mata.”


* Taubatlah dengan sebenar-benar taubat yang penuh penyesalan dan keikhlasan sebelum terlambat.. Allah itu Maha Pengampun..



copy : FB


~Teruslah meberi walaupun sudah 1001 orang yang telah memberi perkara yang sama ^_^ ~


pen Off, 
Bintu Mokhtar


Posted by faqir iLLa Allah at 10:09 PM 0 Mutiara Islam
Email ThisBlogThis!Share to XShare to FacebookShare to Pinterest

Friday, May 18

Dunia Ini Terlalu Kecil Untuk Ditangisi


Assalamualikum. Dengan Nama Allah yang Maha Pemurah lagi Maha Mengasihani..

Kesedihan adalah satu fitrah yang Allah ciptakan kepada hambaNya.

Kadangkala kesedihan mampu membuat kita kembali kepadaNya, dan kadangkala juga kesedihan membawa kita jauh dariNya. Semuanya berlaku kerana izin Allah Ya Rabbul Izzati. Maka kemanakah tempat terbaik untuk kita mencurahkan kesedihan agar ia tidak menjadi perkara yang sia-sia?

Acap kali, manusia itu bersedih kerana perkara duniawi semata-mata. Apabila kita gagal dalam peperikasaan kita akan bersedih. Ketika putus cinta dengan sang kekasih kita akan bersedih. Hatta apabila kita kehilangan sesuatu yang kita sayangi, kita juga pasti akan bersedih. Persoalannya, wajarkah untuk kita bersedih semata-mata perkara dunia yang kelihatan besar di mata kita, sebenarnya terlalu kecil disisi Allah Azzawajalla.



Dalam sebuah Hadith Sahih disebutkan:

Seandainya nilai dunia ini disisi Allah sama nilainya dengan sayap seekor nyamuk, nescaya Allah tidak akan memberi mnum kepada orang kafir walau seteguk air pun.

Menurut Allah, dunia lebih tidak berharga dari sayap seekor nyamuk. Maka inilah hakikat sebenar nilai dan timbangan dunia ini disisi Allah. Lalu atas alasan apa untuk kita bersedih dan gelisah kerana hal dunia semata-mata?

Sheikhul Islam Ibnu Taimiyyah seorang ulama yang sangat masyur pernah mengatakan bahawa:

Mengingati Allah itu ibarat air kepada ikan,lihat keadaan ikan apabila berjauhan tanpa air.

dan Ibnu Qayyim Al Jauziyyah juga pernah mengatakan bahawa:

Di dalam hati manusia ada kesedihan dan tidak akan hilang kecuali gembira mengenali Allah

Sakinah atau kebahagian adalah apabila anda merasa aman atas diri sendiri masa depan, keluarga dan kehidupan anda sendiri. Dan semua ini terhimpun dalam keimanan, redha terhadapa qadha' dan qadhar serta diiringi oleh sifat qana'ah dan sabar.

Oleh itu kita harus kembali kepada hakikat hidup yang sebenar, jadikanlah kesedihan itu sebagai ruang untuk kita meraih pahala daripadaNya dan bukannya kita lemparkan dan luahkan segala kesedihan kita semata-mata kerana dunia, kerana dunia ini terlalu kecil untuk ditangisi.

sumber  : iLuvIslam


Wallahua'lam

dari saya,
Pengemis Cinta Illahi (p.c.i)

Posted by faqir iLLa Allah at 2:45 PM 1 Mutiara Islam
Email ThisBlogThis!Share to XShare to FacebookShare to Pinterest

Wednesday, May 16

Tawakal Itu "Magic"


Assalamualikum. Dengan nama Allah yang Maha Pemurah lagi Maha Mengasihani.

Untuk kesekian kali, hati terus dijentik oleh kata-kata Ustaz Tirmizi. Lecture untuk madah Fiqh Muqqaran kami disini. Dadanya penuh dengan ilmu. Kadang-kadang pernah berangan, sebelum habis pengajian disini ingin sahaja di “sedut” semua ilmu yang dia miliki. Disebabkan kami semua masing-masing sudah matang untuk berfikir mana baik dan mana buruk, beliau tidak jemu berkongsi ilmu di luar madah Fiqh Muqqaran. Boleh sahaja beliau berkongsi tentang ilmu-ilmu perkahwinan. Tip menjadi isteri suami/isteri yang baik dan banyak lagi dan kami tidak pernah jemu mendengar apa yang dikatakan. Biasakan telinga dengan mendengar nasihat yer kawan-kawan.:)

Antara tajuk yang kami  belajar dalam madah fiqh muqaran ini adalah talak 3 dengan satu lafaz.

Diantara dalil Jumhur Ulama yang mengatakan talaq 3 yang dilafazkan adalah akan jatuh 3. Itu pendapat jumhur dan antara dalil yang dibawa adalah surah at Talaq ayat 2. Kata beliau, jika dilihat tentang sebab nuzul hadis ini, ia sangat menarik. Kata beliau “saya tidak akan beritahu kamu apa sebab nuzul ayat ini, cari sendiri..”

Tidak sabar hati untuk mengetahui apakah sebab nuzul ayat itu. Maka selepas habis kelas beliau,  cepat kaki ini melangkah ke library untuk mengetahui apa yang tersirat di sebalik ayat ini. Setelah melakukan beberapa perkara yang dirasakan perlu di dahulukan, maka selepas itu dapatlah menyelak dan membelek beberapa buah Tafsir, lalu JUMPA!!




Dan inilah sebab nuzulnya:

Ada sesetengah para Mufassir menyatakan, sebab nuzul ayat ini adalah  mengenai seorang yang bernama ‘Auf bin Malik al-Ashja’i yang datang berjumpa Rasulullah s.a.w kerana anak lelakinya telah ditawan oleh orang kafir. Dia berkata, “pihak musuh telah menawan anak lelakiku dan sekarang ibunya dalam keadaan gelisah. Apakah yang harus aku lakukan?” maka Rasulullah s.a.w pun menjawab, “Bertaqwalah kepada Allah s.w.t dan aku mencadangkan engkau dan isterimu membaca La haulawa la Quwwata illa Billah. Maka ‘Auf dan isterinya pun melaksanakan saranan Rasulullah s.a.w.  Pada suatu hari pintu rumahnya diketuk. Terkejut apabila dilihat anak lelakinya pulang dengan membawa100 ekor unta yang ditinggalkan terbiar oleh pihak musuh. Anak lelakinya telah membawa unta-unta itu pulang, maka turunlah ayat ini.

Nah sahabat-sahabat semua. Betapa hebatnya sifat tawakal. Kadang-kadang kita berputus asa sebelum mencuba. Di dalam sebuah buku Bila Allah Menduga Kita, ada sebuah kisah yang boleh di ambil pengajaran. Di mesir ada seorang pemuda bernama Abbas Asisi. Beliau bergabung dengan organisasi Ikhwanul Muslimin yang didirikan dan dipimpin oleh Hassan Al-Banna. Suatu hari dia bersilaturrahim dan mengunjugi Syeikh Hassan Al-Banna. Kedua-duanya berbual-bual dan Syeikh Hassan al-Banna menanyakan rancangan Abbas Asisi selepas ini. Abbas Asisi yang baru menyelesaikan pendidikan menengahnya, menyatakan apakah yang menjadi rancangannya. Lalu Al-Banna berkataa, “Mengapa kamu tidak mencuba untuk memasuki bidang ketenteraan?”

“saya mempunyai masalah dengan mata dan saya rasa saya tidak boleh lulus dalam ujian menembak.”

“Tidak apa,bertawakallah pada Allah.” Kata Syeikh al Banna

“bagaimana saya akan bertawakal pada Allah sementara saya mengetahui ada masalah dengan mata saya?”

“Justeru itu, bertawakallah pada Allah. Kalau matamu sihat, mungkin kamu akan bertawakal dengan matamu.”

Abbas Asisi mengikuti saranan Al-Banna. Dia memohon memasuki bidang ketenteraan. Di saat menjalani ujian menembak, hatinya kembali diliputi keresahan. Tapi dia ingat pesan gurunya itu. maka dia pun berusaha dengan gigih dan menyerahkan kesudahannya pada Allah. Ternyata dia lulus sebagai peserta terbaik dalam ujian menembak. Ada satu pengajaran yang penting dari serita ini.  Sheikh al-Banna mengingatkan Abbas Asisi bahawa jika matanya sihat, boleh jadi dia akan bertawakal dengan matanya dan bukan pada Allah.

Jika kita beriman pada Nya, maka  kita akan merasa tenang dalam berusaha. Walaupun kita memiliki had-had tertentu, kita tidak akan merasa khuatir terhadap kemungkinan kesudahannya kerana tidak ada yang tidak mungkin bagi Allah.

Maka sahabat-sahabat sekalian, jangan takut untuk bertawakal setelah berusaha kerana sesungguhnya tawakkal itu adalah satu 'magic' yang sangat hebat apabila kita menyerahkan sepenuh pergantungan dan kepercayaan kepada Allah. ~ Haruman Mawar~



Pen Off,
Bintu Mokhtar



Posted by faqir iLLa Allah at 10:41 PM 0 Mutiara Islam
Email ThisBlogThis!Share to XShare to FacebookShare to Pinterest

Tuesday, May 15

Peperangan Dalam Islam


Assalamualikum




Dalam kelas Fiqh Aulawwiyat, Dr Salleh , Beliau bertanya kepada kami sekelas. Apa pendapat kamu tentang satu pemahaman manusia yang mana mereka mengatakan bahawa Islam ini berkembang dengan mata pedang, iaitu peperangan. Tanpa peperangan,Islam tidak akan tersebar di seluruh dunia.  Perkara ini pernah menjadi isu suatu masa dahulu.

Maka seorang sahabat sekelasku  memberikan pandangannya. Islam tidak bermula dengan peperangan. Jika kita melihat, setiap peperangan yang terjadi dahulu sebelumnya dimulakan dengan damai. Suatu perjanjian yang damai. Jika kaum musyrikin atau orang-orang bukan Islam tidak muhu berdamai dengan cara yang baik, maka peperangan  sebagai jalan terakhir. Itu kesimpulan yang boleh saya buat dari pendapat beliau.

Jika jawapan saya pula, pasti TIDAK!! Islam itu sejahtera. Islam juga bermaksud menyerah seluruh jiwa kepada Allah s.w.t. Kadang-kala kekerasan perlu untuk memelihara kesejahteraan. Bukan setiap dan semua manusia di dunia ini menyokong pemeliharaan kesejahteraan dan keharmonian. Terdapat ramai yang menganggu kesejahteraan untuk kepentingan diri sendiri. Hanya kerana sebab ini, kita mempunyai polis yang menggunakan kekerasan terhadap penjenayah dan unsur antisosial untuk mempertahankan kesejahteraan negara. Pada masa yang sama, Islam menggesa pengikutnya melawan sekiranya terdapat penindasan. Perjuangan menentang penindasan, kadang-kala, memerlukan kekerasan. Dalam Islam, kekerasan hanya boleh digunakan untuk menggalakkan kesejahteraan dan keadilan.

Banyak artikel, blog-blog mahupun web-web yang mengulas tentang perkara ini. Di sini saya hanya inigin berkongsi apakah jenis-jenis peperangan yang terjadi pada zaman Rasullullah s.a.w dahulu.  


1.      PERANG BADAR

Tarikh : 17 Ramadhan, 2 Hijrah
Sebab: Sekatan kafilah dagang Quraisy (misi asal bukan tujuan peperangan)
Jumlah Tentera Islam: 313-314 orang(70 ekor unta + 2-3 ekor kuda)
Jumlah Tentera Musyrik: 1,000 orang (700 ekor unta + 100 ekor kuda berperisai)
Tentera Musyrik yang Terbunuh: 70 terbunuh (antaranya Abu Jahal) + 70 tawanan

2.     PERANG UHUD

Tarikh : Sabtu, 15 Syawal, 3 Hijrah
Sebab: Quraisy ingin menuntut bela atas kekalahan di Badar
Jumlah Tentera Islam: Lebih kurang 700 orang (100 berbaju perisai + 2 pahlawan berkuda)                               
Jumlah Tentera Musyrik: 3,000 pejuang + tentera Ahabisy (200 pahlawan berkuda) + 17wanita   (antaranya Hindun bt ‘Utbah)                                        
Tentera Islam yang Terbunuh: 70 syahid
Tentera Musyrik yang Terbunuh: 23 terbunuh


3.      PERANG BANI NADHIR

      Tarikh : 6 Blan selepas perang Badar
      Sebab: Komplot  membunuh Baginda

4.      PERANG AHZAB/ KHANDAK

Tarikh : Syawal, 5 Hijrah
Sebab: Beberapa Bani Nadhir yg diusir mengapi-apikan Quraisy Makkah utk memerangi Rasulullah s.a.w
Jumlah Tentera Islam: 3,000 orang
Jumlah Tentera Musyrik: 10,000 orang
Tentera Musyrik yang Terbunuh: Semuanya lari meninggalkan medan perang

5.      PERANG BANI QURAIZOH

Tarikh : Tahun 5 Hijrah, (sebaik selepas Perang Khandak)
Sebab: Rasulullah ingin memastikan tiada lagi pengkhianatan, dan pembelotan dari puakYahudi sekitar Madinah.           
Jumlah Tentera Islam: 3,000 orang (36 ekor kuda)


6.      PERANG AL-HUDAIBIYAH

Tarikh : Zulkaedah, 6 Hijrah
Sebab: Rasulullah dan orang Islam rindu utk menziarahi Baitullah
Jumlah Tentera Islam: 1,500 orang (tanpa senjata)

7.      PERANG KHAIBAR

Tarikh : Akhir Muharram, 7 Hijrah
Sebab: Baginda ingin membersihkan saki-baki Yahudi di sekeliling Madinah
Jumlah Tentera Islam: 1,600 pejuang + 200 pahlawan berkuda = 1,800 tentera
Jumlah Tentera Musyrik: Kira-kira 10,000 pejuang di dalam kubu
Tentera Islam yang Terbunuh: 15 syahid
Tentera Musyrik yang Terbunuh: 93 terbunuh

8.      PERANG MU’TAH

      Tarikh : Jamadil Awal, 8 Hijrah
      Sebab: Pembawa utusan, Harith b. Umair al-Azdi dibunuh oleh Raja Basrah, wakil Hercule
     Jumlah Tentera Islam: 3,000 orang
  
9.      PERANG AL-FATH/ FATH-MAKKAH

Tarikh : Ramadhan, 8 Hijrah
Sebab: Bani Bakar menceroboh Khuzaah (melanggar perjanjian)
Jumlah Tentera Islam: 10,000 orang + beberapa kabilah Arab yg bergabung

1.      PERANG HUNAIN

Tarikh : 10 Syawal, 8 Hijrah
Sebab: Puak Hawazin dan Thaqif menyerang Makkah bagi mengelakkan puak mereka diserang
Jumlah Tentera Musyrik: 20,000-30,000 orang


1.     PERANG TABUK

Tarikh : Rejab, 9 Hijrah
Sebab: Raja Rom Hercules ingin menyerang Madinah mendengarkan siri kemenangan umat Islam dalam perang-perang sebelumnya
Jumlah Tentera Islam: 30,000 pejuang + 10,000 ekor kuda

Sumber : hanyagerhana

*boleh buka kitab, surf internet, Tanya yang lebih berilmu tentang ini untuk lebih kefahaman dan penerangan yang lebih jelas.


Wallahua'lam
Posted by faqir iLLa Allah at 9:13 PM 0 Mutiara Islam
Email ThisBlogThis!Share to XShare to FacebookShare to Pinterest
Subscribe to: Posts (Atom)

Man Ana

My photo
faqir iLLa Allah
View my complete profile

Masa itu kapal Pelayaran

Iman Itu Kemudi kehidupan

Masalah Itu Badai Pencetus Kejayaan

http://www.emocutez.com http://www.emocutez.com http://www.emocutez.com http://www.emocutez.com

sahabat itu Wadah Penggerak Destinasi Tujuan

sahabat itu Wadah Penggerak Destinasi Tujuan

Selangkah Mendekati Allah

  • ..::Murabbi::..
  • ..::MuslimManga::..
  • ..::akuislam::..
  • ..::Dakwat::..
  • ..::Islam Grid::..
  • ..::Halaqah::..
  • ..::Portal Murabbi Islam::..
  • ..::iLuvIslam::..

Pena iLmu

  • Saifulislam.Com
    Antara Socrates dan Salamis: Merenung ‘Kerosakan’ Anak Muda dalam Memori Sejarah
    1 month ago
  • Genta Rasa
    Nigerian workers strike over cost of living crisis
    2 years ago
  • Langit Ilahi
    Poster – Sincerity
    6 years ago
  • Myilham.com
    5 Asas Penting Menilai Calon Suami Yang Soleh
    11 years ago
  • Fiqh Muamalat
    (M/S 134)
    14 years ago
  • AL KALAAM INTERAKTIF - Segalanya Semudah ... ا ب ت
    Mari Kita Bernasyid Arab- لو كان بيننا الحبيب (kalaulah Al-habib (Nabi Muhamad) ada diantara kita..)
    14 years ago
  • zaharuddin.net
    Pelbagai Soalan Hukum Berkaitan Sekitar Masalah Seks
    15 years ago
  • Zikir Ritma Jiwa

My Dear

  • Myadiar
    Cara Nak Setting Font Jawi Dalam Handphone
    7 years ago
  • mylittleheart
    SEPANTAS MASA
    9 years ago
  • ihaveideas
    Tekanan
    10 years ago
  • .:: HaRuMaN MaWaR ::.
    Perkongsian : Hujan
    10 years ago
  • Cerita Budak Kampung
    BBM 3410 : KETIKA DAN KALIMAT
    10 years ago
  • ...Mencari Cinta Hakiki...
    Tahniah..
    10 years ago
  • AD-DHIYA'
    Sifat Solat Nabi
    12 years ago
  • WheN my KeyBoarD DiHammeRing !
    ToRaDoRa !!!!
    14 years ago
  • ..::cahaya izzah::..
    Risaunya Hati!!!
    14 years ago
  • D'heartY feelingzzz
    15 years ago
  • ♥ KunfayakuN ♥
    Namaste..
    15 years ago
  • Intuition
  • http://marhanafi.blogspot.com//
  • ..::Tazkiratun Nafsi::..
  • :: there's life, there's hope ::
  • ..:::Musafir Ilmu Dan Cinta Al-Kelantani ::..

Say Something

It's Meee

In Memory

  • ►  2014 (2)
    • ►  June (2)
  • ►  2013 (2)
    • ►  December (1)
    • ►  October (1)
  • ▼  2012 (15)
    • ▼  September (1)
      • Allah Knows Best
    • ►  July (1)
      • More than words # 4 : Terima Kasih Semua
    • ►  June (1)
      • Selamat Bermujahadah
    • ►  May (4)
      • Kerana Sehelai Bulu Mata
      • Dunia Ini Terlalu Kecil Untuk Ditangisi
      • Tawakal Itu "Magic"
      • Peperangan Dalam Islam
    • ►  April (4)
    • ►  March (1)
    • ►  February (1)
    • ►  January (2)
  • ►  2011 (29)
    • ►  December (3)
    • ►  November (3)
    • ►  October (6)
    • ►  September (3)
    • ►  August (6)
    • ►  July (8)

Terima Kasih

Ahlan Wasahlan


widgeo.net

Senyum Laju-laju


Allah Love You

Teststrials

Jika rindu ini bertatah, aku harap biarlah untuk Al-Qayyum. Andai rindu ini menarik resah kepadaMU aku pasrah. Andai pencarian ini masih belum kutemui Ya ALLAH damaikanlah hati. Biarlah resah menarik sepi. Biarlah kecewa meratap pergi. Biarlah kasih mengikat diri. Ya Muhaimin kepada MU aku mengadu. Serikanlah taman hati bukan pada fikirku tapi pada redhaMU...

Powered by Blogger.
Lucky Charms Heart